PENGUJIAN DAN SELEKSI KARYAWAN

1.      Mengapa Seleksi yang Teliti itu Penting

Ada tiga alasan utama memilih karyawan yang tepat, yaitu prestasi perusahaan sebagian selalu bergantung pada bawahan, merekrut dan mempekerjakan karyawan adalah mahal, dan akan ada dampak hokum dari mempekerjakan orang yang tidak berkompeten,

Kesalahan mempekerjakan, mempekerjakan pekerja dengan latar belakang yang dipertanyakan tanpa perlindungan yang tepat, perlu digaris bawahi sebagai kebutuhan untuk memikirkan apa sebenarnya persaratan dari pekerjaan.

 

2.      Konsep Pengujian dasar

Seleksi yang efektif menjadi penting dan bergantung, hingga derajat tertentu, pada konsep pengujian dasar atas validitas dan dapat diandalkan ( keandalan ). Keandalan adalah konsistensi nilai yang diperoleh oleh orang yang sama saat diuji kembali dengan ujian yang sejenis atau setara. Validitas , ada tiga macam validitas dalam hal ini, yaitu validitas ujian, criteria, dan isi.

Proses validasi ada lima langkah, yaitu menganalisis pekerjaan itu, memilih ujian anda, melakukan ujian itu, menghubungkan nilai ujian dan criteria, validasi-silang dan validasi-ulang.

 

3.      Jenis-jenis ujian

Ada beberapa jenis ujian , yaitu :

-           ujian kemampuan kognitif,

a.      Ujian intelegensia: uji kemampuan intelektual umum

b.      Kemampuan kognitif khusus: terdapat bebrapa ukuran kemampuan mental khusus, seperti pemahaman deduktif dan induktif, pemahaman verbal, memori, dan kemampuan berhitung

-          ujian kemampuan motorik dan fisik,

a.      mengukur kepribadian dan minat

b.      efektivitas

c.      “lima besar”

d.      Daftar minat 

-          Ujian keberhasilan.

a.      Pengujian berbasis web

 

4.      Contoh-contoh Pekerjaan dan Simulasi

Contoh pekerjaan merupakan tugas pekerjaan sebenarnya digunakan dalam menguji prestasi pelamar.

Teknik contoh pekerjaan merupakan metode pengujian berdasarkan pada mengukur prestasi atas tugas pekerjaan dasar yang sebenarnya

Pusat penilaian manajemen adalah simulasi yang mengharuskan kandidat manajemen melakukan tugas-tugas yang sesuai dengan realita dalam situasi hipotesis dan mereka dinilai berdasarkan kinerjanya.

Lathn simulasi biasa meliputi :

-          Keranjang tugas

-          Diskusi kelompok tanpa pemimpin

-          Permainan manajemen

-          Presentasi perorangan

-           Ujian ojektif

-          Wawancara

 

5.      Pemeriksaan Latar belakang dan Metoe seleksi lain

Sebagian besar pengusaha berusaha untuk memeriksa dan melakukan verifikasi informasi latar belakang dan referensi pelamar pekerjaan. Pemeriksaan latar belakng sebenarnya dapat mengambil banyak bentuk. Kebanyakan pengusaha paling tidak berusaha untuk memverifikasi posisi sekarang dan gaji seorang pelamar dengan pengusaha sekarang melalui telepon.

Grafologi mengasumsikan bahwa tulisan tangan mencerminkan cirri kepribadian dasar.

Leave a Reply